kemaren aku sedih,
melihatnya menoleh masa lalu ketika seseorang ingin menarik dia kembali
pagi ini aku perih,
mencoba menghapus bayangan dia dengannya yang tiba-tiba muncul begitu saja
bahkan aku tlah lupa rasa lalu
mengapa ia bisa tergoda?
perih, pedih, muak, tapi cinta
juga benci semuanya
Ternyata ingat akan adanya masa lalu begitu menyakitkan. Bukan, bukan masa lalu yang terjadi padaku, tapi malah yang dilalui manusia spesial di sampingku. Begitu naifnya, meski aku pun memiliki masa lalu semacam sama, tapi melihatnya masih membicarakan masa lalu dengan orang yang mempunyai kenangan dengannya begitu menyakitkan. Seolah masa lalu itu begitu ada dan masih terasa sama. Dan aku, yang berada di luar lingkaran itu jauh dan terasing, tanpa dia.
Mungkin gag sebegitunya. Pi menjadi orang yang tidak tau, manusia di luar lingkaran yang hanya mencerna informasi seadanya, memang menyebalkan! Meskipun lingkaran itu menyangkut waktu yang telah habis masanya.
Andai aku tak tahu saja.. Tidak, andai dia tak ikut membicarakannya..