<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Bodoh?</title>
	<atom:link href="http://firmanti.wordpress.com/2008/06/02/bodoh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://firmanti.wordpress.com/2008/06/02/bodoh/</link>
	<description>tulisan yang ada untuk berbagi cerita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Aug 2009 07:05:32 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: satria nur</title>
		<link>http://firmanti.wordpress.com/2008/06/02/bodoh/#comment-2</link>
		<dc:creator>satria nur</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2008 18:31:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://firmanti.wordpress.com/?p=4#comment-2</guid>
		<description>kebijakan kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat atau tanpa memperdulikan aspek yang lebih luas menurut pandangan saya sudah menjadi sistem buruk yang mengakar, mahasiswa menjadi objek pengulangan tradisi sistem tersebut dengan contoh ketika ada satu kebijakan yang menurut mereka membebani,lantas mereka melakukan demo tanpa adanya follow up atau tindak lanjutan aksi tsb, mereka tidak melakukan advokasi yang lebih terhormat misalnya, mungkin mereka lupa, kemudian mahasiswa menjadi subyek pengulangan tradisi sistem buruk tersebut ketika mereka menggantikan &quot;senior&quot; mereka yang dahulu sering menjadi sasaran demo mahasiswa.
Nah ketika sistem tersebut sudah mengakar sudah sepantasnya kita melakukan sesuatu, diawali dengan mengerti hak kita sebagai rakyat, bahwa kita lah yang memiliki kendali atas sebuah negara, kita yang membuat kebijakan, jangan lupa kita punya mulut dan tangan, ucapkan sesuatu dan berbuat sesuatu ketika negara sudah berada di bawah bayang imperialisme.


ping aku seneng katakatamu sing negara ini dijual terpisah. kerennnn</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kebijakan kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada rakyat atau tanpa memperdulikan aspek yang lebih luas menurut pandangan saya sudah menjadi sistem buruk yang mengakar, mahasiswa menjadi objek pengulangan tradisi sistem tersebut dengan contoh ketika ada satu kebijakan yang menurut mereka membebani,lantas mereka melakukan demo tanpa adanya follow up atau tindak lanjutan aksi tsb, mereka tidak melakukan advokasi yang lebih terhormat misalnya, mungkin mereka lupa, kemudian mahasiswa menjadi subyek pengulangan tradisi sistem buruk tersebut ketika mereka menggantikan &#8220;senior&#8221; mereka yang dahulu sering menjadi sasaran demo mahasiswa.<br />
Nah ketika sistem tersebut sudah mengakar sudah sepantasnya kita melakukan sesuatu, diawali dengan mengerti hak kita sebagai rakyat, bahwa kita lah yang memiliki kendali atas sebuah negara, kita yang membuat kebijakan, jangan lupa kita punya mulut dan tangan, ucapkan sesuatu dan berbuat sesuatu ketika negara sudah berada di bawah bayang imperialisme.</p>
<p>ping aku seneng katakatamu sing negara ini dijual terpisah. kerennnn</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
